TANJUNGPINANG – Menteri Kesehatan RI Budi Gunadi Sadikin mengapresiasi kelas internasional Poltekkes Tanjungpinang. Program tersebut dinilai menjadi langkah strategis untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia di bidang kesehatan.
Apresiasi disampaikan saat Menkes mengunjungi Poltekkes Kemenkes Tanjungpinang pada 15 September 2024. Dalam kunjungan tersebut, Menkes didampingi Gubernur Kepulauan Riau Ansar Ahmad.
Direktur Poltekkes Kemenkes Tanjungpinang Iwan Iskandar juga mendampingi kunjungan tersebut. Selain itu, Menkes bertemu dengan mahasiswa dan civitas akademika kampus.
Kunjungan itu sekaligus menjadi kesempatan untuk melihat perkembangan kelas internasional. Program tersebut dibuka untuk Jurusan D III Keperawatan.
Kelas Internasional Poltekkes Tanjungpinang Dapat Apresiasi
Menkes Budi menilai pembukaan kelas internasional sebagai langkah yang strategis. Sebab, program tersebut dapat meningkatkan kualitas SDM kesehatan dari Kepulauan Riau.
Selain itu, mahasiswa mendapatkan kesempatan untuk mempersiapkan diri menghadapi pasar kerja internasional. Kompetensi yang baik menjadi modal penting untuk mencapai tujuan tersebut.
Menkes juga memberikan motivasi kepada mahasiswa agar terus meningkatkan kemampuan. Menurutnya, kebutuhan tenaga kesehatan di pasar internasional sangat besar.
Karena itu, peluang tersebut perlu dimanfaatkan oleh generasi muda Indonesia. Mahasiswa juga didorong untuk berani mencari pengalaman bekerja di luar negeri.
Bahkan, Menkes menyebut Singapura sebagai salah satu tujuan yang dapat dipertimbangkan. Letaknya yang dekat dengan Kepulauan Riau menjadi salah satu keuntungan bagi lulusan.
Dorong Tenaga Kesehatan Bersaing Secara Global
Kelas internasional tersebut merupakan bagian dari pengembangan pendidikan kesehatan di Tanjungpinang. Program rintisan untuk D III Keperawatan sebelumnya diluncurkan pada September 2023.
Dengan adanya program ini, mahasiswa tidak hanya dipersiapkan untuk kebutuhan dalam negeri. Sebaliknya, mereka juga memiliki kesempatan mengembangkan kompetensi untuk pasar internasional.
Gubernur Kepulauan Riau Ansar Ahmad turut menyambut positif program tersebut. Menurutnya, kelas internasional menunjukkan komitmen dalam meningkatkan kualitas pendidikan kesehatan.
Selain itu, program tersebut diharapkan mampu menghasilkan tenaga kesehatan yang kompeten. Para lulusan juga diharapkan memiliki kemampuan untuk bersaing di tingkat global.
Peluang Kerja Internasional Semakin Terbuka
Pengembangan kelas internasional terus berlanjut setelah kunjungan Menkes. Pada April 2025, Poltekkes Kemenkes Tanjungpinang menerima kunjungan Konsul Jenderal RI untuk Johor, Malaysia.
Pertemuan tersebut membahas peluang penempatan lulusan kelas internasional di rumah sakit Malaysia. Dengan demikian, pengembangan program mulai diarahkan pada pembukaan akses kerja internasional.
Selain itu, Poltekkes Tanjungpinang terus membangun jejaring dengan berbagai pihak. Langkah tersebut penting untuk memperluas kesempatan bagi para lulusan.
Program kelas internasional juga menjadi bagian dari upaya meningkatkan daya saing pendidikan kesehatan. Oleh karena itu, peningkatan keterampilan mahasiswa perlu dilakukan secara konsisten.
Pada akhirnya, kelas internasional Poltekkes Tanjungpinang diharapkan mampu mencetak tenaga kesehatan berkualitas. Para lulusan juga memiliki peluang lebih luas untuk membangun karier di Indonesia maupun luar negeri.
